DWG


DEVELOPMENT WORKING GROUP

Para Negara anggota G20 menyadari pentingnya isu pembangunan (development) mengingat pembangunan untuk mengurangi ketimpangan dan kemiskinan akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, terutama di least-developed countries (LDCs). Agenda pembangunan di G20 mengemuka di tahun 2009 melalui G20 Framework  for Strong, Sustainable, and Balanced Growth. Tahun 2010, Development Working Group (DWG) resmi dibentuk pada G20 Toronto Summit, dan pada 2010 Seoul Summit, DWG mengadopsi Multi-Year Action Plan (MYAP) on Development sebagai kerangka program kerja DWG.

Pada tahun 2016, Presidensi RRT mengangkat isu Inclusive and Interconnected Development sebagai salah satu tema besar. Pada pertemuan DWG tahun 2017, Indonesia memprioritaskan pembahasan pada beberapa agenda seperti G20 Contribution to the Implementation of the 2030 Agenda for Sustainable Development, di mana Indonesia telah menyelaraskan Sustainable Development Goals 2030 dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta pada agenda Inclusive Business di mana Indonesia menyampaikan pentingnya Inclusive Business terhadap kesejahteraan masyarakat miskin (base of economic pyramid) melalui outreach terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  dan penguatan koordinasi antar institusi. Negara-negara anggota G20 juga menggarisbawahi keterkaitan food security and nutrition (FSN) dengan pertumbuhan ekonomi global, secara khusus di low-income developed countries (LIDCs).

Focal point Indonesia pada DWG adalah Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pertanian.

 

Agenda Pertemuan Development Working Group di G20 Argentina 2018:

Pertemuan DWG ke-1 akan berlangsung pada tanggal 10-11 April 2018, di Buenos Aires, Argentina. 

Pertemuan DWG ke-2 akan berlangsung pada tanggal 11-12 Juli 2018, di Tucumán.

Pertemuan DWG ke-3 akan berlangsung pada tanggal 27-28 September 2018, di Buenos Aires, Argentina.