G20 Agriculture Deputies Meeting (ADM) Ke-1, 26 - 28 Januari 2020 di Riyadh, Arab Saudi

G20 Agriculture Deputies Meeting (ADM) Ke-1, 26 - 28 Januari 2020 di Riyadh, Arab Saudi

Riyadh, 28 Januari 2020 - Pertemuan G20 ADM ke-1 telah diselenggarakan oleh Presidensi Arab Saudi pada 26 – 28 Januari 2020 di Riyadh. Pertemuan membahas 5 (lima) prioritas utama Presidensi sekaligus melakukan sesi drafting deklarasi Agriculture Ministers Meeting (AMM). Adapun prioritas dimaksud antara lain: (i) Responsible Investment in Agriculture / RIA; (ii) Rural development; (iii) Food Loss and Waste / FLW; (iv) Anti Microbial Resistance / AMR; dan (v) Fostering Sustainable and Resilient Water System Globally.

Secara umum, prioritas Presidensi saat ini telah sejalan dengan kebijakan Pemri sehingga dapat terus didukung. Beberapa pokok pembahasan pada setiap prioritas antara lain, pertama, Responsible Investment in Agriculture (RIA). Delri menyampaikan upaya Pemri dalam mempromosikan investasi di bidang pertanian guna mencapai ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Pemri telah mendorong pembangunan infrastruktur, penelitian dan pengembangan, pemberian insetif serta deregulasi peraturan. Kedua, rural development. Delri mendukung prioritas ini serta menyampaikan beberapa program yang telah dilakukan Pemri yakni: (i) penyusunan regulasi yang mendorong penguatan kelembagaan ekonomi petani; (ii) Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di tingkat kecamatan; (iii) pendidikan pertanian berbasis vokasi dan sertfikasi profesi SDM pertanian; (iv) penyuluhan pertanian untuk meningkatkan minat pemuda pedesaan di bidang pertanian; dan (v) alokasi dana desa untuk kebutuhan pembangunan pedesaan. Delri juga mengusulkan untuk menambahkan aspek public private partnership dalam peningkatan investasi infrastruktur di pedesaan.

Ketiga,Food Loss and Waste (FLW). Perwakilan FAO menyampaikan bahwa Food Loss Index mengestimasi bahwa food loss di negara-G20 adalah 15,2%. Nilai ini lebih besar dibanding nilai di seluruh dunia yaitu 13,8%. Dalam kesempatan ini, Delri mendukung perlunya voluntary baseline FLW dan pembuatan target pengurangan FLW untuk tahun 2023 dan 2027 agar sejalan dengan Komitmen SDGs dalam mengurangi setengah FLW global pada 2030. Pada sesi drafting, Delri mengusulkan kalimat baru tentang hubungan antara food waste dan perilaku individu serta pentingnya pendidikan, peran keluarga dan kerja sama lintas sektor dalam upaya mengurangi food waste. Keempat, Anti Microbial Resistance (AMR). Secara umum, Delri mendukung prioritas AMR sebagai bentuk keberlanjutan dari pembahasan pada Presidensi sebelumnya. Terakhir, Fostering Sustainable Sustainable and Resilient Water System Globally. Terkait prioritas ini, Presidensi mengusulkan proposal Action Plan on Water dan pembentukan Task Force on Water. FAO dan OECD telah menyiapkan kajian Water and Agriculture dalam rangka mendukung inisiasi dari Presidensi terkait G20 Action Plan on Water. Delri menyampaikan bahwa kebijakan tentang air perlu lebih komprehensif dan diperluas serta tetap memperhatikan kondisi lokal dan perbedaan tahap-tahap pembangunan.

Bagikan Artikel Ini