Indonesia angkat agenda Pertanian, Digital, dan Inclusive Business

Indonesia angkat agenda Pertanian, Digital, dan Inclusive Business

    Presidensi Argentina telah mengadakan pertemuan Sherpa G20 yang pertama di Bariloche, Argentina pada tanggal 14-16 Desember 2017. Pertemuan tersebut dibuka oleh Menlu Argentina, Jorge Faurie, yang menyampaikan tema dan prioritas utama G20 dibawah Presidensi Argentina.

     Presidensi Argentina mengangkat tema “Building Consensus for Fair and Sustainable Development” serta akan mengusung tiga prioritas utama yaitu (i) future of work, (ii) infrastructure for development, dan (iii) food production in global value chain. Selain itu, Presidensi Argentina juga akan secara aktif menyuarakan kepentingan negara berkembang dan mengupayakan hasil G20 yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

    Indonesia menyambut baik dan mendukung tema serta prioritas utama Presidensi Argentina tersebut. Dalam beberapa intervensinya, Sherpa G20 Indonesia, Dr. Rizal Lukman, menyampaikan bahwa secara umum prioritas Argentina selaras dengan kepentingan nasional Indonesia. Secara khusus, Sherpa Indonesia mengangkat pentingnya G20 untuk memfasilitasi UMKM di sektor pertanian agar dapat terintegrasi dengan Global Value Chains (GVCs).

    Selain itu, juga ditekankan mengenai peran teknologi digital dalam upaya pemerataan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat. Untuk itu, G20 perlu mendorong kerja sama pelatihan dan pendidikan vokasi agar masyarakat dapat meningkatkan kemampuan serta literasi digital dan pada gilirannya dapat memanfaatkan transformasi teknologi secara positif.

    Di sesi yang membahas agenda Pembangunan, Sherpa G20 Indonesia menekankan bahwa rencana Presidensi untuk mengangkat aspek inclusive business perlu melibatkan seluruh sektor, termasuk B20 yang berisi para pelaku usaha dari negara anggota G20. Indonesia mengharapkan agar B20 juga dapat memberikan rekomendasi praktis dalam upaya menciptakan aktivitas bisnis yang inklusif.

     Pertemuan Sherpa G20 ke-1 ini terdiri dari 6 (enam) sesi: (i) world economy and overview of finance track; (ii) employment, education and digital economy; (iii) energy and climate change; (iv) agriculture, trade and investment; (v) development; dan (vi) anti corruption, health. Terkait rencana kegiatan selanjutnya, Presidensi menyampaikan bahwa pertemuan Sherpa ke-2 akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Mei 2018, di Ushuaia, Argentina. Adapun PTM yang akan dilaksanakan mencakup PTM Ekonomi Digital, PTM Pertanian, PTM Ketenagakerjaan, PTM Pendidikan, PTM Energi, PTM Kesehatan, PTM Perdagangan, dan PTM Luar Negeri. (5/VII).

Bagikan Artikel Ini